Rabu, 01 Juli 2015

Festival Yulin di China

     Sekitar tanggal 20 Juni 2015, kakakku ngasi tahu kalo di China ada Festival Yulin. Dimana festival itu adalah memakan daging anjing, bahkan dengan melalui proses yang kejam. Jujur, baru denger berita itu aja udah hampir nangis. Sempet aku enggak mau searching tentang festival itu. Takut enggak kuat baca beritanya. Tapi pada akhirnya aku memberanikan diri untuk searching, karena setelah aku pikir-pikir pasti udah banyak orang yang tahu, dan pasti juga udah banyak orang yang protes akan festival itu. 
     Lalu aku cari di Google. Baru aku tahu, kalau festivalnya seperti apa. Berdasarkan yang aku baca di internet, katanya festival itu mulai sekitar tahun 2009. Jadi disana masyarakat makan daging anjing. Tapi yang kejamnya lagi, anjing itu ada yang di bakar dan direbus hidup-hidup. Katanya juga ada yang dikuliti hidup-hidup. What the hell, kenapa harus seperti itu?
     Kira-kira sebanyak 10.000 anjing dan kucing yang disiksa, direbus hidup-hidup, dan dimasak pada Festival Yulin, di Kota Yulin, China, untuk merayakan musim panas. Menurut warga disana, daging anjing dan kucing itu jika dikombinasikan dengan minuman alkohol dapat memberikan keberuntungan. Menurut mereka, festival ini adalah tradisi untuk melawan panas dan kelembaban yang terjadi pada musim panas. Anjing dan kucing yang akan di masak pada saat festival ini ada yang dicuri dari majikannya, karena ditemukan kalung masih ada di leher anjing dan kucing tersebut.  Lalu anjing dan kucing itu dimasukkan di kandang yang sangat kecil, dan dalam 1 kandang terdapat banyak sehingga mereka berdesak-desakan. Jadi anjing dan kucing itu tidak bisa untuk berdiri ataupun menggerakkan badannya. Proses pembantaian mereka yaitu dengan cara dipukul, digorok, membakar atau merebus dalam keadaan hidup-hidup.

Senin, 26 Januari 2015

Stop Fish Abuse !!!

     Yang suka ikan ayo tunjuk tangan ! Hehehe... Bagi yang suka ikan tapi belom melihara, ataupun yang sudah melihara, boleh dibaca artikel ini ya. Pertama bagi yang akan memelihara ikan, pasti awalnya menentukan ikan apa yang akan dipelihara. Setelah itu menentukan ukuran habitatnya, pastinya akuarium. Untuk menentukan akuarium, yang dijadikan pertimbangan adalah kira-kira ukuran ikan bila sudah besar nanti. Agar ikan dapat secara leluasa berenang agar tidak mengalami stres. Karena bila ikan mengalami stres, biasanya lebih gampang akan terkena penyakit. Tetapi, di luar sana masih banyak yang menjual akuarium dengan ukuran kecil, misalkan akuarium bundar, walau juga ada yang berbentuk kotak tapi ukurannya kecil sekali, bahkan ada juga orang yang menggunakan toples kaca atau toples plastik.
     Yang jadi permasalahannya adalah beberapa orang memelihara banyak ikan, biasanya goldfish dan komet, dalam suatu wadah yang kecil berisi 5 ikan dan 1 pohon plastik. Tepatnya tanpa gelembung udara dan filter. Hal itu sangatlah berbahaya, karena dengan wadah kecil itu, 5 ikan tersebut tidak leluasa berenang. Apalagi tidak disediakan gelembung udara, pastinya oksigen dalam air sedikit sekali dibagi berlima. Kebayang enggak kalau kita jadi ikan dengan keadaan seperti itu? Pastinya bisa buat stres, terus mati. Hadeh.. Kasian kan..

Minggu, 25 Januari 2015

Anti-Algae Untuk Akuarium

     Pastinya bikin capek kalau harus menguras air akuarium dengan rentang waktu yang cepat. Apalagi dalam akuarium terdapat banyak akuariumnya. Salah satu yang membuat akuarium cepat kotor adalah adanya pertumbuhan lumut. Bila terdapat banyak lumut pada akuarium, maka dapat membahayakan ikan tersebut. Bagaimana cara mengatasinya?
     Beberapa cara mengatasi pertumbuhan lumut, yang pertama adalah usahakan akuarium atau kolam jangan terpapar langsung terjadap matahari. Kenapa? Karena matahari dapat mempercepat tumbuhnya lumut tersebut. Cara kedua dapat menambahkan cairan untuk menghambat pertumbuhan lumut, yaitu menggunakan Red-All Anti Algae. Cairan ini untuk menghalangi fotosintesis untuk membunuh sel lumut. Ketika sel lumut mati, maka masih menempel pada permukaan, ornamen, tumbuhan plastik, sehingga pada saat pembersihan akuarium dan segala aksesorisnya harus digosok/disikat.
     Cairan ini memiliki beberapa fungsi diantaranya :

Sabtu, 24 Januari 2015

Termometer Akuarium Pecah?

Termometer menggunakan Air Raksa
 untuk akuarium
     Ini merupakan peristiwa yang benar-benar bikin kaget. 2 hari yang lalu, aku sedang bersihin akuarium besar dan kecil. Setelah aku membersihkan akuarium yang besar, maka aku melanjutkan ke akuarium kecil. Lalu aku rapi-rapi dan aku jadikan akuarium kecilku itu tempat penampungan sementara beberapa alat akuarium seperti termometer, pinset, batu untuk gelembung, kotak filter atas, dan pembatas akuarium. Eh gak sengaja aku jatuhin termometer itu di dalam akuarium kecilku itu. seketika perasaan enggak enak, jangan-jangan ujungnya pecah nih !!!
     Setelah aku periksa, ternyata termometerku pecah. Cairan warna merah itu berserakan mengenai beberapa alat akuariumku. Baunya menyengat sekali, aku berpikir, inikah air raksa? Udah panik banget ni, aku takut tanganku kena cairan itu. Lalu aku pelan-pelan mengambil termometer yang bagiannya masih utuh, lalu aku masukkan ke kantong plastik tebal dan aku banyak bungkus koran, biar enggak tembus, lalu aku ikat rapat-rapat. Lalu aku cuci tanganku dengan sabun dan air mengalir kurang lebih selama 5-7 menit. Lalu aku merasakan masih ada bau menyengat lagi, karena ketakutan, aku cepat-cepat berpindah tempat untuk mencari banyak oksigen agar menghindari

Jumat, 16 Januari 2015

Kutu Algurus Pada Ikan

Kutu yang biasanya aku ketahui adalah kutu yang menyerang rambut manusia dan pada bulu anjing atau kucing. Tetapi gimana kagetnya aku melihat ikanku dibawah cahaya lampu, terdapat binatang berlendir, warna hijau transparan, berbintik hitam, dan memiliki 2 mata yang menempel di ikan mas koki kesayanganku? Awalnya aku enggak yakin, apakah benar itu kutu ikan? Lalu aku searching di google, ternyata ada 2 kutu pada ikan yang aku temukan, yaitu Kutu Algurus dan Kutu Jarum. Aku pernah menemukan kedua jenis kutu pada ikan mas koki ku. Tapi kali ini yang akan aku bahas adalah kutu Algurus saja ya, ^^
Kutu Argulus merupakan parasite ikan dari golongan udang-udangan yang biasanya masuk

Senin, 28 Juli 2014

Caplak Pada Anjing

     Kali ini aku akan membahas binatang yang merugikan, yang sering kita temui di hewan peliharaan kita,
khususnya anjing. Kadang aku bisa geli melihat binatang kecil itu, yaitu Caplak. Berawal dari aku pagi-pagi habis mengantar ibuku ke kampus, aku udah di sambut sama anjingku yang tinggal dirumah sekarang, namanya Becky. Becky ini udah heboh banget dah nyambut tuannya dateng. Yah pasti lah aku main-main dulu. Lalu aku elus-elus badannya. Tapi aku merasakan ada sesuatu seperti benjolan. Lalu kulihat deh, ada binatang yang agak lumayan besar, berukuran seperti biji-bijian berwarna abu-abu. Kalau aku dan keluargaku sering mrnyebutnya Klimpit. Tapi aku cari diinternet, namanya Caplak. Apaan sih caplak itu?
     Kutu caplak adalah jenis kutu yang sering menyerang anjing. Caplak merupakan hewan kedua setelah nyamuk yang dianggap penyebar penyakit terluas antar mahluk hidup. Kutu atau caplak pada anjing sangat merugikan dan mengganggu tidak hanya pada anjing tetapi juga pada pemilik, karena tidak jarang kutu tersebut hinggap di berbagai tempat dirumah, kamar, bahkan di baju atau di kulit. 

Rabu, 11 Juni 2014

Peran Penting Aerator Pada Akuarium

     Dulu sempat kepikiran, kayaknya enggak butuh Aerator lagi deh karena sudah isi filter dengan ukuran yang besar. Apalagi air yang keluar dari filter setidaknya sudah mengandung oksigen. Tapi setelah mengetahui fungsi dari Aerator, langsung deh pakai alat itu. Aerator adalah mesin pada akuarium yang menghasilkan gelembung udara. Lalu apa saja fungsi dari Aerator tersebut?

Selasa, 10 Juni 2014

Terdapat Arus Listrik Pada Air Akuarium

     Kali ini aku akan berbagi pengalaman dengan yang namanya kesetrum. Hhehe.. Kesetrum itu buat bagian tubuh yang terkena setrum akan terasa sakit dan bikin kaget juga. Berawal dari kebetulan air pam lagi gede-gedenya jam 2 PM hari ini, jadi aku merasa kali inilah yang cocok untuk bersihin akuarium. Yaudah deh setelah ganti airnya, sekarang bagian benerin filter. Waktu bersihin filter, aku punya feeling sih kira-kira kapan ya aku harus ganti mesin filter ini?
   Lalu tibalah waktunya aku memasang pernak-pernik di akuarium seperti batu-batuan, patung, tumbuhan buatan, dan sampailah lagi ke bagian menaruh filter. Sebelumnya aku telah memasangkan mesin gelembung udara, lalu aku mencelupkan tanganku di akuarium, dan syukur tidak terjadi apa-apa. Nah, setelah memasang filter, tak sengaja jari telunjukku mengenai permukaan air akuarium. Dan seketika kesetrum deh. Buset... Kaget setengah mati, plus telunjukku sakit banget. Lalu aku matikan semua mesin akuarium, karena aku belum tahu, manakah alat akuariumku yang rusak?
    Lalu aku searching di internet. Lalu aku baca pengalaman orang-orang. Bagaimanakah cara mengetahui apakah air akuarium terdapat arus listrik atau tidak?
cara pegang test pen
  1. Gunakan test pen. Celupkan ujung test pen pada air akuarium dengan posisi jari jempol kita menempel di ujung tutup test pen, dan telapak kaki kita tetap berhubungan dengan lantai, alias tanpa menggunakan alas kaki. Jempol harus berada di ujung tutupan test pen ya, soalnya kalau enggak, disaat benar ada arus listrik malah test pen-nya enggak nyala.
  2. Lakukan langkah nomor 1 untuk mengecek setiap peralatan akuarium tersebut.
  3. Bila test pen tidak menyala, maka pada air akuarium tidak terdapat arus listrik. Sedangkan bila test pen menyala, maka pada air akuarium terdapat arus listrik.
 

Minggu, 11 Mei 2014

Keperluan Memelihara Ikan

     Halo, bloggers ! Bagi yang mau memelihara ikan nih dirumahnya, dan enggak punya kolam ikan, otomatis kan butuh akuarium, Hehehe. Selain itu butuh apa aja lagi sih? Yuk simak dibawah ini, sebagai pertimbangan sebelum kamu memelihara ikan dirumah ^^
1. Akuarium
    Pertama yang diperlukan pasti akuarium. Penentuan ukuran akuarium sanga berpengaruh terhadap ikan yang akan kita pelihara. Perhatikan juga dalam memilih ukuran akuarium, kita harus memperkirakan bila ikan kita akan bertambah besar, apakah akuariumnya akan muat dan ikan kita akan nyaman tinggal disana.
Akuarium

2. Filter
    Filter berfungsi untuk menyaring kotoran pada air yang berada di akuarium. Cara kerja Filter adalah mengambil air dalam akuarium, lalu menyaringnya, dan mengembalikan air ke dalam akuarium. Pemilihan filter diperlukan, dengan maksud sesuaikan ukuran filter dengan besarnya akuarium. Kalau akuariumku menggunakan 2 buah filter.

Rabu, 30 April 2014

Rafa Pergi Juga Karena Penyakit Canine Distemper

Aku dan Rafa-ku :*
     Jujur, kehilangan untuk kesekian kalinya ini benar-benar buat hati sesak. Hari ini, Selasa 29 Aprril 2014, Rafa pergi untuk selama-lamanya. Meninggal karena terjangkit penyakit Canine Distemper, penyakit yang sama yang menghinggapi Yuri. Sebenarnya, di rumahku, diantara 10 anjingku, yang pertama terlihat terkena Canine Distemper adalah Rafa. Tetapi Tuhan lebih memilih memanggil Yuri terlebih dahulu, dan selanjutnya Rafa, pada hari ini.
     Saat pertama kali aku mendengar Rafa telah pergi, itu sekitar pukul 3 PM. Ya, karena ibuku baru saja datang setelah mengajar di kampus. Hari ini aku bangun agak siang, karena megadang mengurus laptopku yang bermasalah. Saat aku mengetahui hal itu, aku tak meneteskan air mata sama sekali. Saat mendengar itu, aku merasa ikhlas, toh Rafa sudah di surga, Rafa sudah enggak ngerasain sakit lagi.
Kakakku sorenya mengambil Rafa di klinik hewan, kemudian dibawa ke rumah di kampung, yang kemudian Rafa akan dibakar. Kenapa di bakar? Takutnya kalau di tanam, virusnya akan masih bertahan selama beberapa bulan. Virus dapat tersebar melalui angin, takut dan kasihan juga anjing tetangga bila terkena, makanya di bakar dan abunya dihanyutkan di sungai. Seperti manusia, di agama Hindu ada upacara ngaben, pembakaran mayat dan dihanyutkan di sungai.

Kamis, 24 April 2014

My Lovely Yuri, Terkena Penyakit Canine Distemper

Yuri dari kecil sampai gede
     Yuri adalah anjing kesayanganku, yang bulunya agak gembrong. Aku dan keluarga memeliharanya dari kecil di Denpasar. Waktu kecil lucu banget, waktu besar juga masih lucu. Tapi aku enggak nyangka, Yuri-ku terkena penyakit Canine Distemper. Awalnya aku enggak tahu, apa itu penyakit Distemper. Yuri itu tiba-tiba waktu aku pulang kampung, kok kayanya lesu tanpa bertenaga. Biasanya setiap kali ketemu, Yuri pasti nyamperin aku, dan Yuri minta buat aku memperbolehkannya untuk menaruh kepalanya di pahaku atau Yuri naik ke paha minta dipangku, dan Yuri juga langsung menyandarkan dirinya di badanku, sekaligus minta dipeluk dan di belai. Tapi kok kali ini Yuri berbeda sikapnya?
     Aku pikir, mungkin memang lagi enggak enak badan yang wajar. Tapi agak curiga juga dengan sakit lain, karena anjingku yang lain, Rafa, juga sedang sakit. Matanya Rafa belekan, tetapi tetap makan dengan lahap. Maka dari itu, aku berpikir, Rafa sakit bisa sembuh, karena minat untuk makannya masih ada. Karena Rafa sakitnya makin parah, dengan mengeluarkan air liur tanpa terkendali serta jalannya susah, begitu juga dengan Yuri jalannya kaya enggak bersemangat, lemas, mengeluarkan air liur yang enggak banyak.
    Tepat tanggal 20 April 2014 aku pulang kampung karena upacara agama, saat itulah aku melihat Rafa yang jalannya sudah susah tetapi niat makan masih tinggi. Maka dari situlah aku dan keluarga memutuskan, bahwa Rafa dan Yuri harus di bawa ke dokter, dan mungkin saja akan rawat inap. Tentu saja untuk membawa 2 anjing, lebih baik menggunakan mobil pick-up, syukurnya punya, tapi karena maksimal orang yang muat duduk di depan hanya bertiga, maka aku memilih naik motor untukk balik ke Denpasar, sedangkan Ibu, dan 2 kakakku yang mengantar Rafa dan Yuri ke klinik hewan di daerah Denpasar juga. Jadinya Yuri Rafa di bawa ke klinik hewan pada hari Senin, 21 April 2014.

Senin, 21 April 2014

Penyakit Canine Distemper Anjing


Anak anjing dengan penyakit Canine Distemper

   Halo, pencinta binatang ^^ Khususnya yang menyukai anjing, sudah pernahkah baca tentang penyakit Canine Distemper pada anjing? Bagi yang belum tahu, silahkan baca ya, bagi yang pernah memiliki anjing yang mengalami distemper, bisa sharing cerita ya.

Pengertian Canine Distemper
Canine distemper / Distemper anjing adalah virus yang menyerang saluran pernafasan, pencernaan, sistem syaraf pusat, serta selaput konjungtiva mata pada anjing. Penyakit ini memiliki tingkat kematian yang sangat tinggi pada anjing.

Gejala-Gejala Canine Distemper
Distemper menyebabkan gejala pada beberapa sistem tubuh, termasuk saluran pencernaan, saluran pernapasan, otak dan sumsum tulang belakang. Munculnya gejala dari distemper bisa bervariasi, mulai dari penyakit ringan sampai penyakit yang sangat fatal. Gejala-gejala tersebut adalah :

Jumat, 07 Februari 2014

Kisah Si Kuda Penarik Dokar

 
   Kejadian ini terjadi pada hari Selasa, 4 Januari 2014 di dekat rumahku. Saat itu aku pulang dari pelatihan. Rasanya letih sekali, pengen cepet-cepet sampai rumah untuk istirahat dan kebetulan memang belum makan. Sehingga saat itu aku terburu-buru dijalan agar cepat tiba di rumah. Setelah berada dijalan dekat rumahku, tiba-tiba aku terhenti karena macet yang lumayan. Ada apakah itu? Apakah ada yang kecelakaan? Karena aku bawa motor, jadi gampang untuk maju ke depan.
     Ternyata disana yang terjadi bukanlah kecelakaan, seperti motor adu motor, motor adu mobl, atau sejenisnya. Ternyata kuda telah terkapar, dan terdapat dokarnya. Saat aku melewatinya, aku melihat tatapan si kuda malang itu, kalau menurutku, sepertinya ia kecapean dan malas untuk bangun. Dia terbaring tetapi tidak pingsan. Banyak orang ramai-ramai diam disana. Ada yang hanya menonton saja, ada juga yang membantu membangunkan si kuda itu. Kalau aku, karena perempuan, enggak berani sama kuda, hehehee.
     Terus aku nanya sama orang-orang disana. Aku tanya itu kenapa kok kudanya bisa kaya gitu, dijawabnya enggak tahu kenapa. Hadeehhh... Lalu aku tanya sama seorang cowok, dia malah ngejahilin aku. Aku benar-benar tanya, itu kudanya kenapa, eh malah jawabnya "Kudanya diperkosa. Hehehe". Langsung aku bilang "Hadeh.. Mana jeeee :D ". Dia juga ketawa, dan mengatakan "Kurang tahu juga, tapi kayanya kudanya enggak ditabrak, jatuh sendiri, mungkin capek enggak dikasi makan gitu".

Kamis, 30 Januari 2014

Kucing Kecil di Pinggir Jalan

     Kejadian ini aku alami tepatnya kemarin, 29 Januari 2014. Kejadiannya sekitar jam 11.45am. Saat itu aku sedang beranjak pergi ke rumah. Karena aku punya janji dengan Wira, aku akan menghubungi dia. Karena emang gak baik SMS-an sambil bawa motor, berniat aku berhenti di pinggir jalan untuk SMS si Wira. Dari jauh, aku melihat di samping trotoar seperti ada sesuatu seperti berbentuk sebesar penghapus papan tulis, dan berwarna gelap. Akhirnya aku berhenti disitu, aku berpikir, itu sepertinya batu.
     Di saat aku berhenti, aku merasa menginjak sesuatu. Tanpa aku melihat ke arah kaki kiriku, aku merasa aku menginjak seperti sesuatu berbentuk bola. Tapi jangan salah sangka dulu, aku menginjaknya tidak sekuat tenaga, karena kakiku bertumpu pada tumit, jadi aku ngerasa sepertinya telapak kaki menginjak sesuatu yaitu bola. Lalu aku mengeluarkan handphone, dan melihat ke arah kaki kiri. Kaget setengah mati, aku sampai teriak, ya ampunnnnn !!!!!!!!!! Ini kucing kecil !!!!
     Enggak pake hitungan detik, sudah mau nangis, hanya saja aku tahan-tahan. Aku langsung minta maaf padanya karena emang benar-benar enggak lihat. Walau aku tahu, aku berbicara seperti itu dia enggak akan ngerti. Tapi setidaknya niatku baik, Tuhan pasti akan menyampaikan maksudku padanya. Lalu aku langsung merasa heran, kenapa saat sedikit aku menginjaknya, dia hanya terdiam saja? Kenapa dia tidak sedikitpun mengeluarkan suaranya "Meong" ???

Jumat, 28 Juni 2013

Katy, Kucing Dengan Penyakit Katarak

     Ada kucing liar yang setiap harinya datang kerumahku. Dengan suaranya yang agak serak, agak kurus, dan berwarna coklat muda, dia berharap keluargaku akan memberinya makan. Tapi memang aku memberi makan semua kucing liar yang datang ke rumah. Sayangnya kucing ini tidak mau ramah, jadi susah banget buat megang dia. Lama kelamaan aku baru menyadari, sepertinya mata sebelah kanannya ada warna putih. Apakah itu kah yang dinamakan katarak? Apakah katarak bisa diderita oleh kucing? Tapi setelah itu aku berpikir, aku namakan saja dia Katy. Katy ini diberi makan apa saja mau lho, mau dikasi makanan kucing yang bentuknya kayak biskuit itu, ataupun dikasi tulang ayam. Pokoknya makannya lahap banget. Tapi aku masih ingin membahas, bagaimana kook bisa sih kucing itu kena katarak?
     Katarak adalah penyebab utama kebutaan pada Anjing dan Kucing
Meskipun kebanyakan terjadi pada binatang peliharaan yang sudah tua, tidak menutup kemungkinan bahwa binatang peliharaan yang masih muda dapat terjangkit juga. Katarak adalah munculnya kerabunan (selaput putih) pada lensa mata, lensa mata terletak dibelakang pupil dan normalnya berwarna transparant. Fungsinya untuk membantu memfokuskan benda pada retina dibelakang mata, yang kemudian di teruskan ke otak.    Ketika katarak terjadi, katarak menghalangi atau mengubah masuknya cahaya yang melalui mata, yang akhirnya menyebabkan kerusakan pada penglihatan normal.

Jumat, 07 Juni 2013

Binatang Liar Butuh Kasih Sayang Juga

   


 Kalau aku secara pribadi melihat binatang liar yang kurus, bulunya rontok, gak terawat, dan kemungkinan satu hari tidak mendapatkan makanan itu rasanya pengen banget nangis dan memberikannya makanan. Masih merasa bersyukur banget, menjadi manusia masih bisa makan, nonton TV, dan lainnya. Tetapi mereka? Dapatkah dalam satu hari mereka makan secukupnya? Aku rasa tidak. Bahkan bisa dipukul oleh orang-orang dengan berbagai alasan, misalnya karena bau, dianggap membawa rabies, atau mengira akan di gigit oleh binatang tersebut. Tapi aku tidak, aku malah kasian banget sama binatang liar, seperti kucing dan anjing yang ada dikampusku. Jadi setiap harinya kalau aku bertemu dengan mereka, aku memberikan makanan yang aku beli dikantin, itupun kalau kantin buka. Kalau kantin gak buka, yah terpaksa aku hanya mengelus mereka dengan tangan kosong dan berharap esok harinya akan bertemu mereka lagi dan aku membawakan makanan kepada mereka.
     Suatu hari, aku waktu itu sedang berjalan berdua akan ke gedung bawah untuk mengikuti kuliah kedua pada hari itu. Tiba-tiba dari sebelah kiri, ada suara "eoonnggg .... eoongg...". Langsung saja aku yakin bahwa kucing itu pasti si Hitam (Sebutan nama untuk kucing tersebut). Lalu dia menyapaku dan berguling-guling dikakiku. Aku yakin si Hitam ini butuh di elus-elus dan memerlukan makanan, karena emang kurus banget. Sampai aku tanya sama pacarku yang memang lagi disebelah, "Kira-kira ini kucing dalam 1 hari udah pasti dapet makan atau belum ya?". Pacarku mengatakan, "Kayaknya engga deh". Waduh langsung aja dah aku lari ke kantin dan menyuruhnya untuk menuntun kucing itu diam bersamanya di depan gedung dan menungguku untuk membawakan makanan.

Minggu, 26 Mei 2013

Keunikan Landak Dan Jenisnya

   
Sekarang aku membuat artikel tentang Landak. Mengapa Landak? Karena disaat aku pulang kampung, pasti dong lihat kebun yang ada dikampung. Dikebunku, aku mendengar suara diantara rumput. Apakah itu ular? Aku rada mulai takut. Tapi, setelah aku menanyakannya kepada Ibuku, ternyata itu Landak. Loh? Kok dikebunku ada landak? Ibuku bercerita, bahwa disaat masih muda, ibuku sering mencari landak, karena sangat banyak landak ada disana. Karena hal itulah aku tertarik untuk membuat ulasan tentang landak. Lalu apa itu Landak?
     Landak adalah hewan pengerat (Rodentia) yang memiliki rambut yang tebal dan berbentuk duri tajam. Hewan ini ditemukan di Asia, Afrika, maupun Amerika, dan cenderung menyebar di kawasan tropika. Landak merupakan hewan pengerat terbesar ketiga dari segi ukuran tubuh, setelah kapibara dan berang-berang. Hewan ini agak "membulat" serta tidak terlalu lincah apabila dibandingkan dengan tikus. Karena rambut durinya, hewan lain yang mirip namun bukan pengerat, seperti hedgehog dan landak semut (Echidna), juga dikenali sebagai "landak". Landak secara umum adalah herbivora, dan menyukai daun, batang, khususnya bagian kulit kayu. Karena hal inilah banyak landak dianggap sebagai hama tanaman pertanian. Meskipun demikian, orang juga menjadikan landak sebagai salah satu bahan pangan. Sate landak merupakan salah satu menu khas dari Kabupaten Karanganyar.
     Landak biasanya sering ditemukan di daerah hutan. Kebiasaan landak adalah membuat lubang dibagian bawah tanah dan dibawah akar pepohonan sebagai tempat hidupnya. Hewan ini lebih senang hidup di

Sabtu, 25 Mei 2013

Jenis-Jenis Kucing

     Pecinta kucing wajib baca nih artikel. Karena banyak banget jenis kucing di dunia yang enggak kalah lucunya. Dan siapa tahu setelah mengetahui banyak jenis kucing, berminat untuk memilikinya. Yuk cek dulu artikelnya :)
1. Kucing Persia
Kucing Persia sudah sudah ada sejak ratusan tahun lamanya. Asal-usul Kucing Persia, seperti namanya, memang berasal dari Persia (dulu kerajaan Persia mencakup daerah Iran dan Afganistan). Pada abad ke 18, banyak pelaut eropa membawa Kucing Persia masuk ke daratan Eropa, seperti ke Perancis, Italia, Inggris dan Lain-lain. Kucing Persia sangat disukai kalangan bangsawan Eropa, diantaranya adalah Vectoria, Ratu Inggris. Di Eropa pernah mengadakan pameran Kucing Persia. Meski saat ini Kucing Persia sudah dibiakkan dengan bermacam warna, tetapi Kucing Persia masih menduduki peringkat tertinggi, dan memiliki banyak penggemar. Jelaslah bahwa Kucing Persia mempunyai daya tarik yang sangat kuat.

2. Kucing Exotic
The Exotic Shorthair mempunyai sifat lembut dan tenang dan Sifat ingin tahu dan juga suka bermain, kucing ini mesra terhadap kucing dan anjing lainnya. Kucing ini jarang mengeluarkan bunyi. Kucing ini tidak suka ditinggalkan sendirian, dan memerlukan kehadiran tuannya. Exotics mempunyai beberapa warisan tenaga dari keturunan kucing berbulu pendek Amerika dan sering mampu memburu tikus.

3. Kucing Anggora

Kamis, 16 Mei 2013

Fakta Unik Kucing

          Bagi kamu yang ingin memelihara ataupun yang sudah memelihara kucing, perlu banget baca artikel ini. Sebab, kita harus mengerti bagaimana sih kehidupan kucing itu? Lama tidurnya berapa jam? Tanda-tanda seperti apa kucing jika sedang sakit? Nah, wajib deh baca artikel ini. Kucing adalah hewan peliharaan populer saat ini. Dimana kucing itu identik dengan bulu yang halus, memiliki mata yang indah, wajahnya imut dan menggemaskan, warna bulu yang beraneka ragam, dan lain sebagainya. Kucing yang terbiasa hidup di alam bebas, kebanyakan kucing tersebut jinak karena telah terbiasa berinteraksi dengan manusia. Tetapi, ada juga kucing yang berkeliaran dijalanan yang tidak jinak, mungkin diakibatkan pernah mengalami trauma seperti dipukul, dilempari batu, atau yang lainnya. Tapi, jika kucing diamnya hanya di dalam rumah, kucing tersebut hanya akrab dengan si pemilik kucing itu. Bahkan untuk diberikan vaksin oleh dokter saja kucing bisa lari ke bawah kolong kasir buat bersembunyi (kucingku seperti itu). hehehehe...
          Lalu, aku mulai heran, kucingku kenapa kerjanya tidur doang ya? Habis makan, ngeong ngeong lalu

Selasa, 12 Maret 2013

Derita Ayam Warna Warni

          Waktu kecil, pasti kan pernah beli ayam warna-warni? Ya salah satunya aku sih. Waktu aku SD, lihat ayam warna-warni itu lucu, imut, pokoknya ngegemesin deh. Soalnya warna yang tersedia beraneka ragam, seperti merah, merah muda, hijau, biru, orange, dan sebagainya. Jadi, para anak kecil banyak banget yang beli ayam warna-warni. Tapi setelah ayam yang lucu itu dimiliki oleh anak kecil, Pernahkah kita memikirkan nasib ayam tersebut bila diajak bermain oleh anak kecil tanpa diawasi oleh orang dewasa? Bagaimanakah proses terjadinya ayam warna-warni?
          Aku akan membahas satu permasalahan, Bagaimana proses terjadinya ayam warna-warni? Awalnya aku berpikir, ayam tersebut di semprot oleh sumba atau pewarna makanan. Karena setelah ayam menjadi lebih besar,